Cara Mengenali Bakso Yang Mengandung Boraks


Apa itu Boraks?

Boraks, yang dikenal juga sebagai natrium tetraborat atau sodium tetraborat, adalah senyawa mineral berbentuk bubuk putih yang bertekstur seperti tepung atau kristal, dan mudah larut dalam air. Di masyarakat, boraks kadang dikenal dengan nama bleng atau pijer.

Fungsi utama boraks adalah untuk keperluan non-makanan, seperti:

⚠️ Berbahayakah Boraks?

Ya, boraks sangat berbahaya jika digunakan sebagai bahan tambahan dalam makanan dan dikonsumsi.

Boraks adalah zat kimia yang tidak dirancang untuk konsumsi manusia dan dilarang keras penggunaannya sebagai bahan tambahan pangan (pengawet atau pengenyal) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia dan banyak negara lain.

Dampak Buruk Konsumsi Boraks:

Mengonsumsi makanan yang mengandung boraks, terutama dalam dosis tinggi atau secara terus-menerus, dapat menyebabkan efek buruk pada kesehatan, baik jangka pendek maupun jangka panjang:

Jangka Pendek (Keracunan Akut)Jangka Panjang (Penumpukan Boraks)
Mual, muntah, dan diare hebat.Kerusakan organ (hati dan ginjal), yang bisa berujung pada gagal ginjal akut.
Sakit perut.Gangguan kesuburan (infertilitas) pada pria dan wanita.
Sakal kepala, pusing, dan demam.Gangguan pada janin bagi ibu hamil.
Iritasi pada kulit (jika kontak langsung).Gangguan pada sistem saraf.
Dalam dosis sangat tinggi, bisa menyebabkan pingsan, kejang, bahkan kematian.Potensi memicu kanker (walaupun masih dalam penelitian).

Boraks berbahaya karena bersifat toksik (beracun) dan dapat merusak semua sel tubuh, terutama ketika menumpuk di dalam tubuh.

🧐 Ciri-Ciri Makanan yang Mungkin Mengandung Boraks:

Boraks sering disalahgunakan dalam makanan olahan seperti bakso, mi basah, lontong/ketupat, atau kerupuk untuk tujuan:

  1. Membuat tekstur sangat kenyal, padat, dan tidak mudah hancur.

  2. Memperpanjang masa simpan (tidak cepat basi/busuk) meski disimpan di suhu ruang.

  3. Membuat tampilan warna lebih mencolok atau lebih putih dari seharusnya.

Untuk melindungi diri, selalu hati-hati dalam memilih makanan dan utamakan produk yang memiliki izin edar resmi (BPOM).


- Tekstur sangat kenyal dan keras, tidak seperti bakso biasa yang lebih lembut.
- Permukaan bakso tampak mengkilap dan licin, berbeda dari bakso alami yang cenderung kusam.
- Warna cenderung lebih putih pucat, bukan abu-abu atau cokelat muda seperti bakso daging asli.
- Tidak mudah basi, bahkan bisa tahan lebih dari dua hari di suhu ruang, karena boraks bersifat pengawet.
- Aroma tidak sedap atau menyengat, kadang menyerupai bahan kimia.

⚠️ Bahaya Boraks
- Boraks adalah bahan kimia yang biasa digunakan untuk industri, bukan untuk konsumsi.
- Konsumsi boraks dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan organ dalam, seperti hati dan ginjal, serta berisiko kanker.

- Belilah bakso dari penjual terpercaya atau yang memiliki sertifikasi BPOM.
- Perhatikan tekstur dan aroma sebelum membeli atau mengonsumsi.
- Jika ragu, hindari konsumsi dan laporkan ke pihak berwenang.

Jika kamu ingin membuat infografis atau flashcard bilingual tentang topik ini, aku bisa bantu menyusunnya secara visual dan edukatif. Mau lanjut ke sana?

Comments

Popular posts from this blog

Perbandingan Berbagai Metode Seduh Kopi

"Fajar Pertama di Dunia Blok: Petualangan Survival Minecraft Dimulai"

Kunci Sukses Menghafal Kosa kata Bahasa Inggris